Hari Kedua JFW 2012 ; Warna-Warni Di Fashion Show IPMI “Color Me Life”

Dalam satu tahun ada dua kali pagelaran busana yang dipersembahkan bagi Robby Tumewu. Terharu!

Sebelumnya, Anne Avantie melalui fashion show Puteri Tionghoa yang diadakan bertepatan dengan malam pembukaan Jakarta Fashion and Food Festival 2011(JFFF 2011) telah mempersembahkan pagelaran busana tersebut bagi Robby Tumewu, desainer senior yang selama ini juga dikenal sebagai entertainer serba bisa. Kali ini, 10 rekan sejawatnya yang tergabung dalam Ikatan Perancang Mode Indonesia(IPMI) melakukan hal serupa. Mereka mempersembahkan sebuah rangkaian pagelaran busana alias fashion show bagi Robby Tumewu yang pada tahun lalu sempat melalui kondisi kesehatan yang cukup kritis.

Kesepuluh orang desainer IPMI tersebut menamai fashion show itu “Color Me Life”. Mereka terinspirasi oleh “warna-warni” yang diciptakan oleh Robby Tumewu selama berkarya sebagai desainer. Mereka menganggap Robby telah memiliki andil yang begitu besar dalam perkembangan dunia fesyen Indonesia melalui karya-karyanya.

Kesepuluh desainer tersebut adalah Tri Handoko, Adesagi Kierana, Era Soekamto, Ghea Panggabean, Tuty Cholid, Kanaya Tabitha, Liliana Lim, Yongki Budisutisna, Carmanita, dan Barli Asmara. Pada fashion show “Color Me Life”, para desainer menyajikan 6 buah koleksi busana terbaru yang masing-masing dari desainer mewakili satu warna berbeda. Warna yang diangkat masing-masing desainer mewakili energy dan semangat sosok Robby Tumewu selama berkarya.

Sejak awal saya mendengar semua premis ini, saya langsung bersemangat untuk menyaksikan bagaimana fashion shownya. Terlebih saat saya mengetahui model androgyny Darell Ferhostan akan turut ambil bagian dalam show tersebut. Ia akan menjadi model first face untuk koleksi dari Tri Handoko.

 

Fashion Show pun dimulai dengan jadwal yang tidak ngaret banyak. Dibuka oleh rancangan dari Tri Handoko yang mengambil warna putih sebagai warna utama keseluruhan busana yang ia pamerkan.

Jujur saya jauhhhh lebih suka dengan mini koleksi Tri Handoko kali ini dibandingkan dengan koleksi yang ia pertunjukkan saat IPMI Trend Show 2012 beberapa waktu lalu. Rancangan Tri Handoko kali ini bagi saya lebih menarik walau seluruhnya berwarna putih dan masih mengusung ready to wear. Pada sequensnya, make up dan hair do para model juga sangat simple dan mengambil kesan “geek and nerd”, namun itu turut jadi bagian yang menambah menarik keseluruhan koleksi Tri Handoko.

Setelahnya, gaun-gaun malam berwarna merah dengan garis rancang klasik disajikan Liliana Lim. Melihat mini koleksi karya Liliana Lim, kesan seksi nan sensual pun terpancar, mungkin karena warna merah yang dipilihnya.

Telah sejak awal saya mengagumi karya Ghea Panggabean yang selalu kental nuansa etnik. Setelah pada pagelaran busana di tahun sebelumnya Ghea banyak bermain-main dengan budaya Jawa, kali ini Ghea hadir dengan mini koleksi yang mengambil inspirasi dari suku Dayak di pedalaman Kalimantan. Untuk mini koleksinya ini, Ghea Panggabean mewakili warna Oranye.

Tuty Cholid dengan warna kuning nya masih mengambil silluet baju-baju tradisional khas Sulawesi Selatan. Koleksi busana dengan gaya ini sebelumnya telah Tuty Cholid tampilkan pada fashion show nya di IPMI Trend Show 2012 yang juga belum lama ini berlalu.

Warna hijau adalah warna yang dipilih oleh Era Soekamto dalam mewakili kreasi terbarunya. Seperti biasa, kesan sexy selalu melekat pada koleksi Era. Untuk “Color Me Life” ini Era menampilkan 6 set busana yang terdiri atas gaun pendek berdetail bordir yang ia padukan dengan kain silk sebagai material dasar.

Playful, edgy, asimetris, rame, dan terkesan glamour adalah hal yang melekat erat pada hampir semua koleksi Adesagi Kierana. Dalam mini koleksi yang diperuntukkan bagi rangkaian fashion show “Color Me Life” ini Adesagi kembali menghadirkan hal serupa. 6 set busana yang ia pamerkan dalam warna Turqoise atau biru kehijauan memunculkan kesan penuh drama.

Gaun pendek dengan material ringan dipadu dengan bahan seperti denim menjadi andalan Yongki Budisutisna dalam mini koleksinya yang mewakili warna Biru. Melalui koleksinya tersebut, Yongki menghadirkan kesan elegan dan formal sekaligus santai dan casual.

Saya selalu mengingat Carmanita dengan busana bertumpuknya. Gayanya bohemian, dengan potongan busana dari bahan-bahan ringan yang kemudian ia tumpuk sehingga terkesan lebih memiliki volume. Ia juga sangat terlihat menyukai warna-warna “wanita” seperti merah muda dan ungu. Begitupun pada koleksinya kali itu, warna ungu jadi warna yang ia angkat dalam 6 set koleksi busana karyanya.

Sifon, silk, print, dan lame adalah material yang dipilih Kanaya Tabitha untukmini koleksinya. Ia mewujudkan warna emas dengan interpretasi sebuah kesempurnaan. Mungkin sebuah keindahan yang berbalut nuansa glamour. Tidak tanggung-tanggung, ia mewujudkan warna emasnya dengan taburan crystal swarovski pada 6 busana rancangannya.

****

Pada hari kedua itu sebenarnya saya lihat 2 show. Yang satu adalah Grazia Glitz and Glam awards. Tapi jujur saya nggak terlalu ingat detail gimana shownya, saat itu saya juga sama sekali tidak mengabadikan gambar karena sudah terlanjur duduk manis bersama Abang saya di kursi tamu undangan. Tapi, kalau Grazia Glitz and Glam Awards diadakan sebelum IPMI “Color Me Life”, ada juga fashion show yang diadakan setelah IPMI, yakni fashion show tunggal dari Batik Danar Hadi.
Saya melewati fashion show Danar Hadi tersebut. Setengah males, dan saya juga memilih untuk menemani seorang teman yang kakinya terkilir seusai fashion show IPMI “Color Me Life. Saya menemani dia mencari obat sampai dijemput oleh supirnya. Setelahnya ada lagi teman saya yang kakinya berkali-kali keram sesaat sebelum show, saya kembali menemani dia ke minimarket obat yang ada di Pasific Place. Sesudah itu semua, fashion show sudah dimulai, saya tidak bisa masuk kedalam. Nggak apa, bagi saya nggak masalah. Teman yang lagi susah lebih penting daripada deretan baju yang akan dipamerkan, ya kan?.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s