Untuk Kak Dhining dan Kak Mungky, Duo Mbakyu Yang Seperti Kucing dan Anjing

Untuk Kak Dhining dan Kak Mumung,
Yang Mungkin Tengah Bersiap Untuk Jalan Di Catwalk Ketika Aku Tulis Ini…

 

Jakarta Fashion Week 2011-2012, satu minggu itu bener-bener nggak akan bisa aku lupain. Ada banyak kenangan disana, kenangan tentang acaranya, kenangan tentang lusinan busana yang aku lihat setiap hari, kenangan tentang teman-teman baru yang aku kenal disana, kenangan tentang semua orang yang aku temui disana, dan kenangan tentang kalian Kak. Kenangan tentang lima hari empat malam kita bareng-bareng di kostan spesial yang khusus kalian sewa selama JFW.

Saat itu aku bisa bilang, kalau mungkin aku salah satu ABG paling beruntung sedunia. Aku bisa ngelakuin apa yang aku suka selama liburan dadakan karena Sea Games. Aku bisa satu minggu penuh bolak-balik JFW, dan beruntungnya lagi aku bisa dapet tumpangan tempat tinggal sementara di kostan kalian. Aku seneng banget waktu itu, meski agak takut juga. Takut kalau aku terlalu merepotkan kalian, meski beberapa kali kalian bilang tidak.

Hhhh…beberapa hari selalu bareng-bareng kalian, anterin kalian GR pagi-pagi, kadang bareng juga saat pulangnya, ngobrol-ngobrol bareng kalian, dan setiap waktu yang bisa kita lewatkan bersama. Semua itu seperti nggak bisa aku ucapkan dengan kata-kata. Saat bersama dengan kalian aku ngerasa bener-bener punya “Mbakyu”, punya Kakak-kakak yang baik hati meski Kak Dhining sering galau, meski Kak Mungky kadang terlalu seram dengan wajah juteknya…hahahaaa. Tapi aku sayang kalian.

Perhatian kecil dari kalian, mulai dari selalu nanya udah makan atau belum, beliin sarapan, sampai rela balik lagi ke dalam green room dan ambilin makan untuk aku. Semua itu bikin aku terharu dan bikin aku sayang sama kalian.

Aku tulis surat ini untuk kalian sengaja aku jadiin satu, karena bagi aku kalian itu sepaket, meski seperti kata Kak Dhining, kadang dia dan kamu Kak Mung, udah kayak kucing dan anjing yang kerjanya berantem mulu. Kadang kalian memang beda banget, aku akui itu. Kak Dhining yang galau, tenang, dan keibuan. Sementara Kak Mungky yang jutek, keras, agak saklek, tapi kadang lola nya bikin ketawa. Kalian lucu banget, dan aku sayang kalian berdua. Aku sayang sebagai temen, mantan roommate, sebagai Kakak, sebagai Mbakyu, sebagai apapun itu, aku sayang, itu aja.

Kak Dhining, Kak Mungky, ini surat cinta kesebelas yang aku tulis. Surat cinta ini untuk kalian berdua Mbakyuku. Maaf ya kalau selama ini aku suka ngerepotin dan iseng ke kalian. Aku sayang kalian kok, suwer!. :p

 

Peluk Sayang Kak Dhin&Kak Mung

 

-Nina-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s