Tex Saverio ; Koleksi Bridal Tanpa Payet, Minim “Blink”

Tidak semua koleksi ia tampilkan secara “plain”, pada beberapa bagian sedikit taburan batu berkilauan tetap ia bubuhkan tetapi dalam porsi yang minim

 

Tex Saverio's Bridal Collection Finale

Tex Saverio's Bridal Collection Finale at Bazaar Wedding Exhibition 2012

Bazaar Wedding Exhibition bagi saya adalah salah satu pameran pernikahan berkonsep premium terbaik yang ada di Indonesia. Mulai dari pemilihan tenant yang ada di dalamnya, sampai treatment penyelenggaraan acara yang setiap tahunnya berlangsung selama 4 hari ini terasa sangat dipersiapkan secara baik. Dan yang terutama lagi, bagi saya yang paling menarik dari semua itu adalah diselenggarakannya fashion show dari berbagai brand dan desainer ternama. Koleksi yang ditampilkan oleh brand dan juga desainer pada Bazaar Wedding Exhibition ini tentu saja hampir semuanya terdiri atas koleksi baju pernikahan, baik bagi pengantin wanita maupun pengantin wanita.

Pada tahun terselenggaranya yang ketujuh ini, Bazaar Wedding Exhibition melakukan penggabungan dari Tradisional dan Internasional Wedding Celebration. Penggabungan ini pun terlihat jelas dari beberapa brand dan desainer yang menampilkan koleksi terbarunya pada sesi fashion show yang terlaksana setiap harinya. Tex Saverio, Tri Handoko, Jeffry Tan, Sapto Djojokartiko ada pada kubu desainer lokal yang menghadirkan koleksi Bridal bergaya Internasional, sementara Era Soekamto, Adjie Notonegoro, Deden Siswanto, dan Ramli lebih mengedepankan koleksi Bridal tradisional seperti kebaya.

Tex Saverio's Bridal Collection. Model: Karenina

 

Tex Saverio's Bridal Collection

Tex Saverio's Bridal Collection at Bazaar Wedding Exhibition 2012

Pertama kali mendengar bahwa malam pembukaan Bazaar Wedding Exhibition 2012 akan diwarnai dengan fashion show koleksi teranyar dari Tex Saverio saya langsung sangat bersemangat. Saya begitu penasaran bagaimana jadinya jika seorang Tex Saverio merancang busana pernikahan. Apakah ia akan tetap bermain dalam ranah busana bernuansa couture yang secara struktur busana terlihat sangat rumit dan “berat”.

Tex Saverio's Bridal Collection at Bazaar Wedding Exhibition 2012

Bertempat di Ballroom Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Tex menghadirkan 13 gaun pengantin yang secara keseluruhan di dominasi warna putih. Berbeda dengan koleksi-koleksinya yang terdahulu, kali ini ketigabelas gaun pengantin milik Tex tidak lagi mengandalkan warna yang membuat busana berkilauan layaknya pada koleksi busana terdahulu, seperti perak pada “La Glacons” yang ditampilkan pada Jakarta Fashion Week 2010/2011, dan emas pada “The Revelation” yang dipertontonkan di Jakarta Fashion Week 2011/2012. Ketigabelas busana karya Tex ini mengandalkan warna putih bersih yang klasik, dan sangat khas busana pengantin biasanya. Namun Tex tidak lantas membiarkan “anak-anak” nya ini tampil polos tanpa pemanis sama sekali. Batu-batu berkilauan, brokat-brokat mewah berkualitas prima yang di padukan sedemikian rupa, serta beberapa detail gaun yang rumit menjadi pemanis yang semakin menimbulkan kesan mewah pada setiap potong koleksi busana Tex.

Tex Saverio's Bridal Collection. Model: Julia

Pada koleksi busana pengantin pertamanya ini Tex membagi rangkaian koleksinya pada dua garis besar tipe rancangan busana. Pertama adalah gaun pengantin dengan silluet mengikuti lekuk tubuh dari bahu hingga paha atas, berbahan brokat yang secara jelas memperlihatkan bentuk tubuh hingga menimbulkan kesan seksi. Dan yang kedua adalah deretan gaun pengantin model ballgown super besar yang memancarkan kesan ultra mewah berkat teknik pengerjaannya yang terlihat rumit dan begitu halus. Pada koleksi-koleksi gaun pengantinnya ini, sangat terasa bahwa Tex Saverio seolah ingin membuktikan bahwa sebuah gaun pengantin bisa terlihat mewah meski tanpa taburan “blink” berlebih.

Tex Saverio's Bridal Collection at Bazaar Wedding Exhibition 2012. Model: Katya Talanova

Secara keseluruhan, koleksi busana pengantin dari Tex ini tetap saja memiliki benang merah yang sama seperti karya-karyanya terdahulu. Sangat khas Tex yang menyukai desain rancangan megah, matang dalam konsep, serta mengarah pada silluet busana couture.

-AAZ-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s