Sugar Dream ; Satu Kisah Dunia Gula Gula Afriayanti Tan

Afriyanti Tan memang bukan desainer pertama yang mewujudkan mimpi masa kecilnya ke dalam serangkaian koleksi busana. Namun rasa manis, polos, dan naif pada impian masa kecil yang ia wujudkan bagi saya terlalu menarik untuk dilewatkan begitu saja

“Sugar Dream” oleh Afriyanti Tan. Model: Grace Lawrence

Masih ingatkah kamu apa saja mimpi-mimpi atau khayalan masa kecil?. Mungkin dulu kamu pernah bermimpi untuk menikah dengan pangeran tampan berkuda putih. Mungkin dulu kamu pernah bermimpi untuk bisa hidup di rumah kue dan permen seperti Hasell dan Gretel. Mungkin dulu kamu pernah bermimpi untuk selalu mendapatkan stok permen yang tak pernah habis walau kamu nikmati setiap hari. Atau mungkin kamu pernah bermimpi untuk bisa memakai busana indah layaknya seorang tuan putri di hari pernikahan.

Seperti bertemu pangeran tampan dan hidup di negeri impian. Seperti kue-kue super lezat. Seperti segunung gula-gula yang sangat nikmat. Seperti permen kapas yang sangat menggoda. Seperti senyum polos bocah kecil yang baru saja tumbuh gigi. Seperti pertanyaan “kenapa”, “kenapa” dan “kenapa” yang sering terlontar dari mulut bocah yang penuh rasa ingin tahu. Ya, seperti itulah mimpi masa kecil, indah, manis, polos, naif, mengawang-awang, seperti di negeri dongeng. Fairytale.

“Sugar Dream” oleh Afriyanti Tan

“Sugar Dream” oleh Afriyanti Tan. Model: Ocha

Serupa dengan semua orang lain, Afriyanti Tan juga memiliki impian masa kecil. Semua mimpi-mimpi yang indah, manis, dan naif khas anak-anak. Mimpi-mimpi yang kemudian ia coba wujudkan dalam bentuk rangkaian koleksi busana terbarunya yang ia beri tajuk “Sugar Dream”.

Bertepatan dengan terselenggaranya ESMOD Jakarta Fashion Festival 2012, Afriyanti Tan mempersembahkan 9 set busana “Sugar Dream” yang kesemuanya berupa wedding gown, ranah busana yang memang jadi spesialisasinya. Pada tiap potong koleksinya, Afriyanti Tan menyelipkan interpretasi dari rasa manis gula-gula yang ia nikmati semasa kecil. Permen-permen, dan marshmellow yang pernah lumer dilidahnya ia representasikan ke detail-detail puffy dan permainan volume pada gaun. Siluet yang ia tampilkan didominasi oleh siluet gembung dan mekar pada bagian rok dengan pemilihan bahan dengan tekstur yang lembut.

“Sugar Dream” oleh Afriyanti Tan

“Sugar Dream” oleh Afriyanti Tan. Model: Evie Mulya

“Sugar Dream” oleh Afriyanti Tan

Palet warna yang ia pilih pada koleksi kali ini adalah hasil gradasi dari warna putih ke warna-warna pastel yang cerah lalu diikuti oleh warna yang makin kuat seperti hijau toscha, ungu, merah, biru langit dan orange.

Warna-warna ini merupakan implementasi keceriaan dan spirit jiwa muda yang ingin ia abadikan pada rangkaian koleksinya. Gradasi warna yang hadir pada serangkaian gaun pernikahan miliknya pun menyisakan kesan manis tersendiri. Kala warna putih berpadu cantik dengan warna-warna yang lebih cerah, warna tersebut tidak lantas membaur. Warna cerah yang ada justru seperti bingkai. Seperti campuran warna cerah yang sengaja diberikan disekeliling permen putih yang menjadikannya terlihat lebih menarik dan lebih cantik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s