Aku Tunggu Kakak Pulang

Gadis kecil di ujung jalan, basah dan sendirian…
Hari sudah petang, hujan telah lama datang, namun ia belum ingin pulang…
Dengan telanjang kaki ia melirik kanan kiri, berharap Kakaknya segera datang…

Gadis kecil di ujung jalan, basah dan sendirian…
Payungnya yang besar sesekali tertiup angin kencang,
hujan seakan menyuruhnya pulang…

Gadis kecil di ujung jalan, basah dan sendirian…
Tubuhnya bergetar kencang, menggigil kedinginan, tapi ia tetap bertahan,
katanya, “Kakak sebentar lagi datang”

Gadis kecil di ujung jalan, basah dan sendirian…
Dua pohon tumbang, ia melompat kebelakang,
namun tidak pulang sembari lari kencang,
ia hanya merapal pelan, “Semoga Kakak cepat datang”

Gadis kecil di ujung jalan, basah dan sendirian…
Tujuh kali dentang jam, hari bukan lagi petang, ini sudah malam…

Gadis kecil di ujung jalan, basah, sendirian, dan kedinginan…
Ia belum mau pulang, sebelum Kakaknya datang,
meski hujan semakin deras menerjang, ia belum mau pulang,
dia hanya bergumam pelan,
pada hujan, pada malam,
pada jam yang berdentang,
dan pada pohon yang tumbang di sisi jalan,

“Aku mau tunggu Kakak datang, aku takut dia kehujanan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s