Michelle Agnes Samantha; Pesona Wajah Khas Wanita Timur Indonesia

Michelle For Beauty Photoshoot. Foto: Giovanni Rustanto "Giovanni Photoworks"

Michelle For Beauty Photoshoot. Foto: Giovanni Rustanto “Giovanni Photoworks”

Gelaran Jakarta Fashion Week 2012-2013 (JFW 2012-2013) memang telah berlalu. Namun banyak hal dan kenangan yang rasanya akan sulit untuk dilupakan. Salah satu kenangan yang bagi saya akan sulit untuk untuk dilupakan adalah sosok model pembuka, atau yang lebih dikenal dengan sebutan First Face pada peragaan busana di malam pembukaan JFW 2012-2013. Dia adalah Michelle Agnes Samantha.

Dalam balutan busana koleksi Sebastian Gunawan, model bernama lengkap Michelle Agnes Samantha Tahalea atau yang lebih akrab disapa Michelle ini terlihat sangat menawan. Atasan berupa gaun pendek model kemben berdetil  rangkaian mozaik unik yang membentuk motif garis serta sulur bunga yang dipadupadankan dengan legging lace berwarna hitam, terasa sangat pas ketika diperagakan olehnya di atas lintasan catwalk. Headpiece unik dari Sebastian Gunawan yang menjadi bagian dari satu kesatuan busana pun semakin mempertegas kesan kuat dan berkarakter. Tidak hanya bagi busana itu sendiri, tetapi juga bagi si model, Michelle.

Michelle Sebagai First Face Sebastian Gunawan di Malam Pembukaan JFW 2012-2013

Michelle Sebagai First Face Sebastian Gunawan di Malam Pembukaan JFW 2012-2013

Bagi saya, sosok Michelle yang dihadirkan sebagai model pembuka pada peragaan busana milik Sebastian Gunawan terasa spesial. Michelle dengan kulitnya yang coklat, serta raut wajah yang khas wanita Indonesia bagian Timur seolah menjadi kejutan tersendiri, mengingat Sebastian Gunawan terbilang jarang menggunakan tipe model seperti Michelle untuk menjadi First Face dalam peragaan busana miliknya.

Dilahirkan pada tanggal 6 Oktober 1989, Michelle tidak pernah membayangkan dirinya akan berlenggak-lenggok di panggung peragaan busana. Namun sebuah ajakan datang pada tahun 2008 silam. Seorang teman dari sang Kakak yang bekerja di salah satu modeling agency bernama Platinvm melihat potensi Michelle. Tanpa ragu ia mengajak Michelle untuk bergabung di Platinvm. Gayung pun bersambut, Michelle menerima ajakan itu, dan dari sanalah ia memulai karir modelingnya.

Michelle untuk Oscar Lawalata di JFW 2011-2013

Michelle untuk Oscar Lawalata di JFW 2011-2013

Michelle untuk Biyan Annual Show 2012 "Foliage"

Michelle untuk Biyan Annual Show 2012 “Foliage”

Dengan tinggi 177cm dan berat 51kg, serta keunikan karakter yang terpancar dari sosoknya, nama Michelle perlahan tapi pasti mulai akrab di dunia mode tanah air. Wajah Michelle dapat dengan mudah dijumpai di berbagai peragaan busana milik desainer ternama Indonesia seperti Biyan, Sebastian Gunawan, Oscar Lawalata, Ghea Panggabean, hingga Aguste Soesastro. Dewi, Amica, Bazaar dan beberapa majalah mode lainnya pun tak jarang menghadirkan Michelle dalam rubrik Fashion Spread.

Raut wajahnya yang sangat khas wanita dari Timur Indonesia tidak lain adalah warisan darah Ambon dari sang Ayah. Namun yang menarik, pada kenyataannya Michelle masih memiliki 3 darah campuran lain yang mengalir dalam dirinya selain Ambon, yakni Manado, Jerman, dan Austria.

Michelle untuk Dewi edisi Novmber 2012, Fashion Spread.

Michelle untuk Dewi edisi Novmber 2012, Fashion Spread.

Michelle untuk Marie Claire Indonesia

Michelle untuk Marie Claire Indonesia

Michelle untuk Delirium(deliriummind.com). Foto: Raja Siregar

Michelle untuk Delirium(deliriummind.com). Foto: Raja Siregar

Menghabiskan masa kecilnya di Ibukota, Michelle memiliki banyak kenangan lucu di masa kecilnya yang masih mengundang gelak tawa hingga kini. Salah satunya adalah mengenai kegemarannya berenang. Ketika kecil, Michelle tidak hanya menunaikan kegemarannya itu di kolam renang sungguhan, tetapi juga di kolam ikan rumah, bahkan empang yang terletak tidak jauh dari rumahnya. Kini, setelah dewasa pun ia tetap menjalankan kegemarannya tersebut, berenang, tapi bedanya saat ini tidak ada lagi kolam ikan atau empang yang dijadikan korban.

Ditengah aktivitasnya dalam dunia modeling, gadis manis lulusan Desain Komunikasi Visual Universitas Trisakti inimengatakan bahwa tidur, bantal, dan selimut adalah hal yang selalu dirindukannya, disamping memiliki quality time bersama orang-orang terkasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s