Indonesia Fashion Week 2013, What’s Next After Colorful Indonesia?

Image

Penggelut, pemerhati serta pecinta dunia mode di Indonesia tentu sudah akrab dengan beberapa nama perayaan mode tahunan yang terselenggara di Bumi Pertiwi, terutama yang dilaksanakan di Ibukota. Di tahun 2012 silam, tersebutlah satu perayaan mode teranyar yang dihelat, perayaan tersebut bernama Indonesia Fashion Week. Publik mungkin sempat dibuat bingung ketika awal penyelenggaraannya. Mengira-ngira apakah Indonesia Fashion Week ada kaitannya dengan Jakarta Fashion Week? Mungkinkah ajang ini seumpama peleburan seluruh pekan mode yang ada sehingga terangkum jadi satu? Jawabannya adalah, tidak.

Indonesia Fashion Week merupakan satu perayaan mode baru yang bagi saya hadir bukan untuk merangkum keseluruhan ajang perayaan serta pekan mode yang ada. Bagi saya, Indonesia Fashion Week ada untuk semakin menyemarakan peta dunia mode Indonesia melalui kekhasan dan warnanya sendiri. Indonesia Fashion Week hadir dalam konsep yang berbeda. Acara ini tidak hanya memfokuskan pada acuan tren mode dalam kurun waktu setahun setelah penyelenggaraan, tapi juga melebarkan sayap dan memeluk lebih banyak aspek yang ada di dalam industri mode di Indonesia.

Talkshow, peluncuran buku mode, kompetisi desain, hingga ajang pemasaran produk mode karya anak negeri jadi agenda acara selain peragaan busana yang tentunya menjadi salah satu menu utama yang paling ditunggu-tunggu selama berlangsungnya Indonesia Fashion Week.

Bagi saya, menjadi sangat menarik ketika ajang perayaan mode tidak hanya ada sebagai acuan tren di masa mendatang, melainkan ajang pengenalan, pemasaran, dan juga promosi produk mode dari para perintis baru. Indonesia Fashion Week melakukannya dengan cukup baik dan menarik karena memberikan ruang bagi desainer muda atau mereka yang baru memulai usahanya di bidang fesyen untuk bisa memasarkan produknya di rangkaian acara Indonesia Fashion Week.

Bagi saya, di tahun kemarin, Indonesia Fashion Week secara keseluruhan berhasil menuai sukses. Tema “Colorful Indonesia” yang diusung telah mampu diterjemahkan dengan baik pada keseluruhan aspek. Pemilihan desainer ataupun merek yang koleksinya ditampilkan pada peragaan busana baik yang berlokasi di Assembly Hall dan Plenary Hall memiliki warna-warni tersendiri yang mampu mewakili setiap warna yang terpancar dari keberagaman di Indonesia.

Desainer-desainer yang biasa kita kenal dengan karyanya yang berbau etnik seperti Ghea Panggabean, Deden Siswanto, Musa Widyatmodjo hingga Anne Avantie terasa semakin kuat dalam rangkaian koleksi yang dipamerkan. Sementara para desainer muda yang memiliki semangat kebebasan dalam berkarya semisal Yosafat, Jeffry Tan, sampai  Nina Nikicio menampilkan koleksi-koleksi yang mampu merefleksikan kaum muda di kota-kota besar Indonesia dewasa ini. Pengunjung yang datang dan membeli tiket untuk dapat menikmati ajang Indonesia Fashion Week pun cukup dimanjakan dengan keanakeragaman pilihan berbelanja produk fesyen dari para exhibitor.

Meski secara keseluruhan bisa dikatakan bahwa Indonesia Fashion Week merupakan satu perayaan mode yang komplet, namun pertanyaan-pertanyaan besar muncul kemudian. Bagaimanakah jalannya ajang Indonesia Fashion Week di tahun 2013 ini? Dapatkah Indonesia Fashion Week memenuhi ekspetasi akumulasi kesuksesan yang berhasil ditoreh pada tahun penyelenggaraan kemarin? Dan yang terakhir, apalagi inovasi yang akan ditawarkan gelaran Indonesia Fashion Week setelah “Colorful Indonesia” ? Penasaran sekaligus tak sabar rasanya menunggu ‘what next?’ di Indonesia Fashion Week.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s