Akhirnya Dia Datang Juga! :D

Akhirnya setelah menunggu sekian lama. Teman saya yang satu ini muncul juga dari pertapaannya. Hahaha…Sebenarnya bukan bertapa juga, itu kayaknya sedikit berlebihan. Ya tapi yang jelas dia akhirnya mau juga menampakkan tulisan dan menyempatkan nulis ditengah keribetannya. Maklumlah teman saya ini kerjanya jalan-jalan terus. Saya bahkan nggak bisa ngukur dia udah jalan sampai sejauh mana.

Baiklah cukup sudah. Saya nggak mau berpanjang lebar. Biar tulisannya aja yang nantinya akan memperkenalkan dengan dunia kata dalam sudut pandangnya.

Welcome “thelittlepeopleinthebigworld”  to write something in my blog! Cheers!

SURPRISE!

More than you know, more than I knew.

Saya selalu suka dengan orang baru. Punya kenalan baru, punya teman baru, punya cerita-cerita baru. Itu semua bikin saya semakin kaya akan pengalaman baru dengan orang-orang baru disekitar saya. Sejak dulu saya selalu suka hal itu. Menyenangkan sekali rasanya saat saya mengenal orang-orang baru dengan macam-macam cerita berbeda. Mungkin itu juga salah satu sebabnya saya betah jadi tukang kuli tinta di dua tahun belakangan ini. Karena selalu ada saja orang-orang baru dan teman-teman baru yang saya temui.

Dan hari ini, sekitar 2 dini hari saya dikejutkan dengan pesan singkat salah seorang teman baru saya. Mungkin saya nggak akan sesurprise ini kalau saja teman saya ini datang dari background biasa saja, bukan “someone with something”. Tapi sayangnya, dan beruntungnya, teman saya ini adalah “someone with something”. Maksud saya, dia itu “someone”, someone dalam artian dia punya “nama” yang saya rasa sudah cukup besar/cukup dikenal dalam bidangnya. Dan “with something” karena dia punya “sesuatu” yang menarik. HmmHmmm…gimana ya jelasinnya?. Saya juga bingung.

Hmmm…singkatnya, dan yang jelas dia akan jadi tamu di blog ini. Dia akan nulis disini. Dia akan share, I wish, banyak hal menarik dari sudut pandang dia, sebagai dia apa adanya, bukan as a “long legs” yang selama ini orang-orang tau tentang dia. Mungkin kamu penasaran siapa dia, tapi saya rasa saya nggak perlu cerita. Nanti kamu juga tau siapa dia, I hope, tapi bukan dari penjelasan saya.
Kalau seandainya setelah kemunculan dia kamu nggak tau juga siapa dia, dan nggak bisa juga mengira-ngira siapa dia, atau sekadar membayangkan bagaimana dia. Kamu harus percaya sama saya, dia adalah seseorang yang sangatsangat menarik, kalau enggak, mana mungkin saya sampai sesurprise ini…:p.
Ini sebuah kejutan, surprise. Karena dia, ternyata lebih dari yang selama ini saya tau. Lebih dari yang mungkin kamu tau tentang dia.
More than I knew. More. More. More.

-AAZ-

Today I Meet Her

The First Model in my blog

Manusia tidak dilahirkan seorang diri. Ada banyak orang lain disekitar kita. Sendiri bukan takdir, tapi pilihan untuk menjadi. Setiap saat, setiap waktu, selalu ada orang lain. Dengan rupa berbeda. Dengan sudut pandang berbeda. Dengan cara berpikir berbeda. Dengan cerita yang berbeda. Dan hari ini adalah salah satu hari keberuntungan saya. Karena dari sekian banyak yang berbeda itu, saya bertemu dengan satu orang, atau mungkin tepatnya salah satu orang yang sedikit banyak memiliki kesamaan “cerita” dengan saya. It’s like de javu :p

Berbicara panjang lebar, as always I did with another person in another time and place, dengan dia. Ada satu waktu dimana saya speechless, bingung harus tanya dan ngomong apalagi. Ya, memang speechless seperti itu ditengah pembicaraan bukan kali pertama atau kedua saya alami. Tapi kali yang satu ini, kali yang sekarang ini beda kasus. Saya speechless bukan karena terkagum-kagum dengan jawaban dia yang mungkin berapi-api atau dengan semangat juang 45, bukan itu, dia jawab pertanyaan saya santai banget, seperti ngobrol biasa teman sama teman. Bukan juga karena terkagum-kagum dengan jawaban berbunga-bunga penuh quotes dan kata-kata super bijak, bukan itu, dia jawab pertanyaan saya apa adanya, jujur tanpa mengada-ada, saya tau itu.

Saya mendadak mengalami speechless, dan sempat menerawang beberapa saat karena apa yang dia pikirkan, apa yang jadi dasar pemikirannya, untoldstories nya, dan beberapa sifat dia ternyata mirip malah cenderung serupa dengan saya. Dari sekian orang yang pernah saya ajak ngobrol, wawancara, atau saya tanya ini itu, jujur baru satu kali ini saya bertemu dengan jawaban “mirror” seperti itu. Saat mendengar jawaban dia, mendengar ceritanya, saya sempat beberapa kali merasa, “Ini Gue kok kayak lagi ngaca ya?”.

Ya bukan ngaca dalam artian harafiah tentunya, bukan juga ngaca secara fisik karena itu lebih nggak mungkin lagi. Tapi ya seperti yang saya sempat katakan tadi, ada kemiripan atau kesamaan saya dan dia dalam beberapa hal yang saat mendengarnya bikin saya tarik napas dalam-dalam dan menarawang sedikit. Tapi saya nggak akan kasih tau disini apa kemiripan dan kesamaan itu secara spesifik, nggak disini, bukan disaat ini, mungkin nanti, entah kapan, disaat yang berbeda tentunya, dan mungkin di media yang berbeda. I hope. I hope, I can tell you what is. Someday.

Ps to “you know who you are” : Nice to know, to meet, to share, to chit chat, to breakfasting. Thank You. Thanks for everything  🙂

 

-AAZ-